Teknik Manajemen Waktu untuk Mahasiswa

Bagikan!

Beberapa siswa merasa transisi dari sekolah menengah ke perguruan tinggi menantang pada keterampilan manajemen waktu mereka. Di sekolah menengah, orang tua dan guru banyak mengatur jadwal, tetapi di perguruan tinggi kamu memiliki kebebasan dan fleksibilitas yang lebih besar.

Mempelajari cara mengatur waktu dengan benar sangat penting untuk mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman kuliah sambil tetap mendapatkan nilai bagus. Kamu juga bisa konsultasi ke dosen pembimbing atau jika di UPH Jakarta bisa konsultasi dengan student counselor.

Menjadi Teratur

Di awal setiap semester, lihat silabus mata kuliah untuk setiap kelas dan buat ikhtisar semester tersebut. Gunakan kalender atau penyelenggara untuk mengisi acara penting, seperti proyek, presentasi, rapat, dan ujian.

Ini membantu kamu membuat rencana ke depan dan menghindari lupa tanggal jatuh tempo. Ini juga membantu mengetahui kapan waktu tersibuk sehingga kamu dapat merencanakan waktu belajar agar paling efektif untuk setiap kelas. Menjadi teratur juga dapat membantu menyeimbangkan aktivitas rekreasi sehingga tidak akan mengadakan pesta selama minggu tersibuk di sekolah.

Hindari Penundaan

Menunda belajar secara terus-menerus dapat mengganggu kemampuan untuk belajar dan mengingat, membuat diri sendiri menghadapi kegagalan akademis. Alih-alih menunggu sampai akhir pekan untuk melakukan semua pekerjaan, gunakan jam-jam ganjil di siang hari untuk belajar, seperti istirahat satu jam di antara kelas.

Jika kamu mulai menggunakan waktu luang pada siang hari untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau belajar, kamu akan memiliki lebih banyak waktu luang untuk kegiatan rekreasi nanti.

Waktu yang sedikit ini sebenarnya dapat membantu kamu menyimpan informasi dengan lebih baik tanpa kehabisan tenaga, karena kemampuanmu untuk berkonsentrasi pada subjek tertentu cenderung menurun dengan cepat setelah sekitar dua jam konsentrasi langsung.

Baca juga:  Jurusan dengan Jenjang Karir yang Bagus

Menahan godaan untuk menunda-nunda juga mengurangi stres karena kamu cenderung menyelesaikan tugas sebelum deadline.

Prioritaskan Waktu 

Untuk berhasil secara akademis dan punya waktu untuk kegiatan rekreasi, Anda perlu memprioritaskan. Rencanakan untuk belajar dua hingga tiga jam per minggu untuk setiap jam yang kamu habiskan dalam kuliah, tetapi bagi waktu belajar kamu menjadi waktu yang sering dan relatif singkat. 

Kamu bisa berkonsultasi di UPH Jakarta jika mengalami kebingungan dalam mengatur prioritas. Setelah menentukan komitmen akademik, pekerjaan, dan sosial reguler Anda, tetapkan waktu belajar khusus untuk setiap kelas sepanjang minggu.

Prioritaskan subjek yang akan dikerjakan berdasarkan kesulitan atau komitmen waktu tugas dan apakah Anda memerlukan bantuan dari luar. Ini dapat membantu Anda menghindari sesi maraton menjejalkan dan mencegah Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan kuis sederhana saat proyek besar dijadwalkan di kelas lain.

Lingkungan Belajar

Setiap orang memiliki gaya belajar dan belajar yang berbeda. Anda mungkin lebih suka belajar di pagi hari, bersama dengan kelompok atau di lingkungan yang sangat tenang. Berdasarkan preferensi Anda, temukan lingkungan belajar yang paling sesuai dengan gaya belajar Anda. Ini dapat membuat waktu belajar lebih efisien, membebaskan waktu yang seharusnya terbuang percuma untuk kegiatan lain

Kamu bisa mengajak teman terdekat untuk mengatur waktu bersama-sama dan saling mengingatkan. Ini lebih bagus daripada kamu harus melakukannya sendirian.

Bagikan!