Potensi Budidaya Ikan Lais untuk Usaha

Bagikan!

Budidaya ikan lais mulai dilirik oleh para pelaku bisnis perikanan. Sebagai ikan sungai yang sering jadi pilihan konsumsi masyarakat, khususnya Kalimantan, ikan lais memiliki daging yang gurih dan nikmat.

Karena tergolong pemakan segala, ikan lais dapat mengonsumsi daging atau tumbuhan. Selain di Kalimantan, ikan lais juga sering ada di perairan Sumatera. Budidaya ikan lais sampai saat ini masih minim, karena memang stok ikan tersebut masih dari hasil tangkapan para nelayan saja.

Potensi Budidaya Ikan Lais Untuk Usaha

Jenis-Jenis Ikan Lais

Berdasarkan data IUCN, terdapat 11 spesies ikan lais. Beberapa masih berstatus Data Deficient dan Least Concern, tapi ada juga jenis spesies ikan lais dengan status yang berbeda. Contohnya adalah Kryptopterus minor dalam kategori Near Threatened, jenis ikan ini sering ada di perairan Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Hal ini terjadi karena perilaku overfishing, serta habitat ikan lais seperti sungai atau rawa sudah dalam keadaan terancam. Seharusnya, penanggulangan dengan mengatur penangkapan ikan lais menjadi solusi efektif untuk menjaga agar ikan lais agar tetap lestari.

Morfologi Ikan Lais

Ikan lais masuk dalam Siluridae, berukuran 4 inci sampai 10 cm. Ada juga yang berukuran lebih panjang, seperti lele dengan kumis panjang. Ikan tersebut dapat bertahan hidup pada suhu 24-27 derajat Celcius. Derajat keasaman untuk menunjang kehidupan ikan adalah 7-7.5 serta dH 6-8 derajat dH, tingkat kekerasan sesuai kandungan mineral dalam perairan.

Pemijahan Ikan Lais

Indukan ikan lais yang melakukan pemijahan, ditandai dengan adanya telur kuning pada lais betina dan testis jantan bergerigi serta bentuknya lebih panjang. Karena ikan lais masih jarang dibudidayakan, proses pemijahan bergantung pada tingkat kecerahan, DO, pH, suhu, dan juga curah hujan.

Baca juga:  Mengenal Budidaya Pertanian Rumput Laut

Studi menunjukkan bahwa pemijahan pada ikan tersebut, terjadi pada perairan yang memiliki tumbuhan air di sekitar sungai. Hal ini berfungsi untuk menjadi tempat berlindung sekaligus mencari pakan, termasuk insekta.

Kesimpulan

Budidaya Ikan lais sangat minim, karena memang masih mengandalkan tangkapan alam. Tapi, peluang budidaya ikan lais tentu saja tetap ada. Apalagi jika stok alam mulai berkurang, sedangkan ikan terus dikonsumsi.

Selain dikonsumsi, ikan lais juga sering dijadikan ikan hias pada aquarium atau menjadi pakan ikan arwana. Budidaya menjadi tindakan tepat untuk mencegah kekurangan stok ikan lais.

 

Mau tau info menarik lainnya? Cek Suksespedia.

Bagikan!