Perbuatan Dosa Terbagi Dua Vertikal dan Horizontal

Bagikan!

Kali ini kita memberikan materi tentang Perbuatan dosa. Setiap hari kita selalu berbuat dosa, dosa kepada siapa saja itu? Jelasnya pada halaman  ini kami akan terangkan.

Perbuatan Dosa terbagi dua Vertikal dan Horizontal

Perbuatan dosa itu dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu perbuatan dosa kepada Allah. Dan Yang kedua ialah perbuatan dosa kepada sesama manusia. Dengan kata lain disebut sebagai berikut;

  1. Perbuatan dosa vertikal.
  2. Perbuatan dosa horisontal.

Apa itu perbuatan kedua istilah tersebut? Ikuti penjelasannya di bawah ini.

Perbuatan dosa secara vertikal

Perbuatan dosa semacam ini disebut dengan  perbuatan dosa yang berhubungan langsung dengan Allah. Perbuatan dosa dan kesalahan pada Allah, dengan rahmat-Nya yang luas dan ampunan-Nya yang tanpa batas, maka dosa dan kesalahan hambanya akan diampuni-Nya, asalkan hambanya betul-betul bertaubat. Dan tentunya tidak akan mengulangi lagi semua kesalahannya. Juga disertai bertaubat yang sungguh-sungguh serta memperbaiki perilaku dan kelakuan secara terus-menerus sampai datangnya kematian, yaitu hembusan napas kita yang paling akhir.

Perbuatan dosa horizontal

Perbuatan dosa secara horizontal adalah perbuatan dosa yang berhubungan dengan manusia. Kesalahan serta berbuat dosa, baik itu kepada Allah ataupun kepada manusia, itu sama akan mendapat pembalasan dan siksaan yang setimpal dari Allah sesuai dengan perbuatan manusia itu sendiri. Akan tetapi, kalau dosa dan kesalahan kepada sesama manusia, dosanya tidak langsung mendapat pengampunan Allah Ta’ala, sebelum orang yang didzalimi atau orang yang menjadi korban memaafkannya. Dan si korban atau yang teraniaya memaklumi kesalahan yang mendzolimi serta mengampuni dan ikhlas menerima kesalahan serta dosa orang tersebut.

Dosa kepada manusia

Adapun Perbuatan dzolim yang berhubungan dengan sesama manusia ini memang agak sulit untuk melepaskan diri dari padanya. Sebab permasalahannya ada beberapa macam bentuknya. Ada yang menyangkut soal harta seperti menggasab harta orang lain dan sejenisnya. Ada juga menyangkut masalah kehormatan, masalah jiwa, dan ada juga yang menyangkut masalah agama. Jadi sekecil apapun dosa kita terhadap sesama manusia maka harus sesegera mungkin kita untuk mendapatkan ma’afnya demikian juga sebaliknya. Itulah uraian singkat yang dapat kami sampaikan.

Baca juga:  Kisi Kisi Materi Matematika SBMPTN 2020

Dan untuk lebih banyak lagi dalam pelajaran keagamaan, kunjungi alamat ini: https://www.fiqih.co.id/ terimaksih dan mohon maklum.

Bagikan!