Penyakit Skoliosis, Apakah Berbahaya? Ini Dia Pembahasan Lengkapnya!

Bagikan!

Penyakit skoliosis termasuk ke dalam salah satu kelainan bentuk tulang yang bisa dialami oleh setiap orang. Seseorang yang terjangkit skoliosis ini akan memiliki tulang belakang yang melengkung. Atau bisa dikatakan seperti huruf C dan juga S. Penyakit tulang jenis ini biasanya sering ditemukan pada remaja yang dalam masa pubertas atau pada usia sekitar 10-15 tahun.

Meskipun tergolong ke dalam penyakit ringan, tetapi jika dibiarkan terus menerus maka akan memberikan dampak yang berbahaya. Bahkan jika tidak diberi tindakan, maka akan lebih para seiring dengan bertambahnya usia penderita. Lebih buruknya lagi, apabila dibiarkan dalam waktu yang lama dan tanpa pengobatan serius, maka akan memberikan efek yang buruk pada paru-paru, jantung, dan juga kelemahan fungsi tungkai. 

Gejala-Gejala Penyakit Skoliosis yang Wajib Anda Ketahui

Setelah mengetahui pengertian dari penyakit skoliosis, maka Anda juga harus paham betul terhadap gejala penyakit skoliosis agar dapat melakukan penanggulangan yang tepat. Di antara gejala-gejala tersebut adalah:

  • Tubuh seseorang yang menderita penyakit skoliosis biasanya lebih condong ke satu sisi
  • Keadaan salah satu bahu lebih tinggi
  • Salah satu tulang belikatnya terlihat lebih menonjol
  • Memiliki tinggi pinggang yang tidak merata

Gejala-gejala tersebut akan berbeda. Hal ini berdasarkan pada tingkat keparahan yang dialami oleh penderita. Gejala di atas merupakan gejala umum yang sering ditemukan. Lebih dari gejala tersebut, seorang penderita akan memiliki lengkungan yang terbilang parah dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada punggungnya. 

Bahkan tulang belakang bisa berputar dan lengkungan tersebut akan bertambah lebih parah yang akan menyebabkan salah satu tulang iga akan menonjol dibanding sisi yang lainnya. Anda harus tetap berhati-hati karena penyakit skoliosis ini akan menghambat saluran pernapasan.

Baca juga:  Apa Sebenarnya Penyakit Diabetes Retinopati?

5+ Ciri-Ciri Skoliosis Pada Anak-Anak

Penyakit skoliosis yang biasa terjadi pada anak-anak biasanya memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali. Di antara ciri-ciri tersebut adalah:

  • Bahu kiri dan kanan memiliki tinggi yang tidak sama
  • Kepala tidak segaris atau simetris dengan keadaan seluruh tubuh
  • Keadaan pinggul kiri dan kanan berbeda. Artinya bahwa pinggul yang satu lebih menonjol atau lebih tinggi dari pinggul yang lainnya.
  • Adanya tulang rusuk yang terdorong ke luar
  • Ketika seorang anak berdiri tegak, maka lengannya tidak menggantung di samping tubuhnya

5+ Ciri-Ciri Penyakit Skoliosis pada Orang Dewasa

Di bawah ini juga terdapat ciri-ciri penyakit skoliosis yang terjadi pada orang dewasa. Di antara ciri-ciri yang bisa dikenali adalah:

  • Adanya sesak napas
  • Merasakan mudah lelah
  • Susahnya ketika ingin berdiri tegak
  • Mengalami susah berjalan
  • Mengalami mati rasa, lemas, dan nyeri pada kaki
  • Memiliki benjolan di bagian bawah punggung
  • Memiliki bahu dan pinggul yang ketinggiannya berbeda

5 Penyebab Skoliosis

Selain memiliki gejala yang bisa dikenali, penyakit skoliosis ini juga memiliki penyebab. Di antara penyebab penyakit tersebut adalah:

  • Infeksi tulang belakang
  • Cedera tulang belakang
  • Bawaan lahir (skoliosis kongenital)
  • Gangguan otot dan saraf

Hal di atas itulah yang menjadi penyebab seseorang mengalami atau memiliki penyakit skoliosis beserta gejala dan ciri-ciri yang bisa dideteksi. Meskipun bisa diobati, penyakit yang berhubungan dengan tulang belakang ini tetap harus diwaspadai. Salah satu solusi untuk hal tersebut adalah dengan mengunjungi klinik tulang belakang untuk berkonsultasi terlebih dahulu. 

Bagikan!