Merawat Bibit Alpukat Hass agar Berbuah Lebih Cepat

Bagikan!

Alpukat hass merupakan buah yang memiliki kualitas premium. Buah alpukat hass biasa dipakai sebagai bahan dalam olahan makanan di restoran-restoran. Buah alpukat hass dipilih sebagai bahan utama untuk membuat olahan makanan karena memiliki kandungan minyak yang banyak. Kandungan minyak pada buah alpukat hass membuat rasa dari buahnya menjadi sangat gurih, kering, dan juga pulen.

Walaupun ukuran buahnya tergolong kecil tapi banyak orang yang ingin menanam bibit alpukat hass karena kualitas buahnya. Harga alpukat hass juga masih tergolong mahal di Indonesia, untuk satu kilogram alpukat hass, buahnya mampu mencapai harga Rp. 200.000 hingga Rp. 300.000. jika dibandingkan dengan jenis alpukat yang lain tentu harganya sangat jauh. Maka dari itu banyak yang mulai budidaya alpukat hass ini.

Bagi anda yang sudah mencoba untuk menanam bibit alpukat hass berikut adalah cara perawatan yang bisa anda lakukan untuk memastikan bibit alpukat hass yang anda miliki tumbuh dan berbuah dengan baik.

Merawat Bibit Alpukat Hass

Cara perawatan alpukat hass sebenarnya tidak begitu sulit, bahkan anda tidak perlu memberikan perlakukan khusus untuk bibitnya. Berikan saja perawatan seperti biasanya saat menanam pohon biasa.

Penyiraman Bibit

Hal paling dasar yang sangat perlu dilakukan adalah untuk memenuhi kebutuhan air dari bibit alpukat hass. maka dari itu lakukan penyiraman secara rutin, anda bisa menyiramnya setiap hari atau setiap dua hari sekali. Tapi agar bibit dapat berbuah dengan optimal berikan penyiraman setiap dua kali sehari pada pagi dan sore hari atau saat waktu maghrib selesai.

Intensitas penyiraman bisa disesuaikan dengan kondisi cuaca saat itu. Jika sedang kemarau maka intensitas penyiraman bisa ditingkatkan. Namun jika sedang hujan maka penyiraman tidak perlu dilakukan. Takutnya air malah menggenangi bibit dan membuat perakarannya membusuk sehingga membuatnya mudah terkena penyakit.

Baca juga:  Merk Pestisida Terbaik

Pemberian Pupuk

Untuk pemberian pupuk pada bibit alpukat hass anda bisa melakukannya setiap 6 bulan sekali dengan menggunakan pupuk kandang yang sudah terfermentasi. Jangan gunakan pupuk kandang yang masih basah karena dapat membuat bibit ditumbuhi jamur.

Anda juga bisa menggunakan pupuk anorganik asalkan dosis yang digunakan disesuaikan jangan terlalu berlebihan. Pemberian pupuk anorganik yang terlalu banyak dapat mengurangi kualitas buah yang dihasilkan, sehingga rasa buah menjadi tidak maksimal.

Penyiangan dan Penggemburan Tanah

Siangi bibit jika gulma dan rumput liar sudah tumbuh tinggi dan mengganggu pertumbuhan pohon. Anda bisa melakukan penyiangan setiap 6 minggu sekali saat musim kemarau. Disaat musim hujan penyiangan bisa dilakukan setiap 4 minggu sekali atau setiap bulan. Cukup cabuti rumput dan gulma menggunakan tangan, anda juga bisa menggunakan cangkul untuk melakukan penyiangan.

Jika anda menyiangi bibit dengan menggunakan cangkul, gemburkan tanahnya sekalian. Tanah yang padat tidak baik untuk bibit kjarena tidak dapat menyerap air. Jika terjadi hujan, tanah yang padat dapat membuat genangan air yang menyebabkan perakaran bibit menjadi busuk. Hati-hati saat menggemburkan tanah menggunakan cangkul. Jangan sampai perakaran bibit ikut terluka oleh cangkul anda.

 

Demikianlah cara perawatan bibit alpukat hass yang bisa anda lakukan. Cara perawatannya memang tidak sulit tetapi anda perlu ketelitian dalam melakukan perawatan bibit alpukat hass ini.

Sumber : https://www.bibitbuahku.com/

Bagikan!