Langkah Membuat Geguritan Bahasa Jawa Tentang “Sahabat”

Anda suka menulis puisi dan tema seperti apa yang biasanya dibuat? Pahlawan, romantis, atau bahkan menyangkut hal pendidikan? Apapun isinya, semua itu tetap merupakan karya seni dan patut dihargai. Ada salah satu tema menarik untuk kaum millenial, yakni geguritan bahasa Jawa tentang “Sahabat”.

Apa itu Geguritan?

Sudahkah Anda mengenal “geguritan”? Istilah tersebut diambil dari kata “gurit” yang berarti sajak ataupun  syair. Tapi mengapa namanya beda seperti yang biasa orang lain dengar? Itu karena, karya seni sastra tersebut berasal dari bahasa Jawa.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, geguritan adalah sebuah karya seni sastra yang sesorang tulis menggunakan bahasa Jawa, dan biasanya akan dibarengi dengan lagu tembang atau disebut “pupuh”. Penulis geguritan ini disebut “penggurit”.

Mereka akan menggunakan sastra bahasa Jawa cukup tinggi serta bermajas. Terkadang meski dengan isi menyindir, orang yang disindir tidak merasakannya. Cara penulisannya pun sama seperti menulis puisi modern, meski tidak memakai krama namun pemilihan katanya haruslah tepat.
 

Cara Membuat Geguritan Bahasa Jawa “Sahabat”

Geguritan bahasa Jawa ini biasanya dipakai saat perpisahan di sekolah, saat pelepasan siswa/siswi inilah puisi dibacakan. Mengenang masa-masa masih belajar dan bermain bersama teman. Namun, tidak hanya itu, tema “sahabat” bisa juga menceritakan kawan yang telah meninggal, pertemuan dan lain–lain.

Tentukan Tema

Misalkan Anda memilih tema “Sahabat”, lalu langkah selanjutnya pikirkan beberapa pengalaman yang sudah dialami bersama kawan. Buatlah puisi lewat hal tersebut, caranya pikirkan saat-saat bercanda dan bermain bisa langsung dituangkan dalam isi geguritannya.

Pilih salah satu yang menjadi pengalaman paling menyenangkan dalam hidup Anda dengan sahabat. Dengan ini akan lebih mudah menulis geguritan. Biasanya orang bingung harus diisi dan membahas apa, namun dengan memikirkan suatu hal penting pasti bisa.

Memilih Kata yang Tepat

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah pemilihan katanya. Setelah memikirkan pengalaman berkesan, lalu tentukan kata-kata yang bagus untuk dijadikan puisi. Jadi, si pembaca akan merasa ikut tersentuh.

Pemberian diksi, majas, ritmik, makna semantik dan juga beberapa imajinasi yang dituangkan juga harus diperhatikan. Dengan begitu, sahabat Anda akan merasa ikut terbawa suasana saat membaca geguritan tersebut.

Itulah sekilas penjelasan mengenai geguritan bahasa Jawa tentang “Sahabat” yang dapat dijadikan inspirasi Anda untuk kawan dalam mengenang persahabatan, perpisahan dan lain-lainnya.