Jenis-jenis Tepung dan Olahannya

Bagikan!

Tepung merupakan salah satu bahan yang paling umum digunakan dalam memasak berbagai macam makanan. Tepung adalah partikel padat dengan bentuk butiran yang lembut. Tepung memiliki banyak jenis dan kegunaan untuk bahan baku industri maupun sebagai keperluan rumah tangga. Tepung terutama terbuat dari bahan nabati.

Namun, tidak jarang masih banyak orang yang belum begitu mengetahui jenis jenis tepung, tergantung tujuan penggunaannya. Padahal, mengetahui berbagai jenis tepung sangat penting untuk digunakan dengan benar. Berikut jenis-jenis tepung dan kegunaannya.

1. Tepung Tapioka

Tepung tapioka terbuat dari tepung singkong. Tepung ini berwarna bening, kental dan sedikit lengket saat dipanaskan. Tepung ini hanya mengandung sedikit protein. Biasanya tepung ini sering juga sebagai pengental untuk berbagai masakan tumisan dan digunakan sebagai bahan tambahan untuk pembuatan bakso.

Tepung tapioka juga banyak digunakan untuk membuat cimol yang mana semua bahan termasuk tepung tapioka dicampur dengan mixer roti dan dibulatkan setelah itu digoreng, selain itu tepung tapioka bisa digunakan untuk membuat batagor, cilok, cimol dan pempek.

2. Tepung Jagung

Tekstur tepung ini hampir mirip dengan tepung terigu, hanya saja warnanya yang keruh dan pucat. Tepung jagung merupakan jenis tepung yang sering digunakan sebagai pengental pada sup atau saus. Jika Anda menggunakan tepung ini untuk membuat puding, itu akan memiliki efek lembut. Tepung ini juga memberikan efek renyah saat digunakan pada biskuit.

3. Tepung Ketan

Tepung ketan terbuat dari beras ketan putih atau hitam. Sifat tepung ini keras dan alot, sehingga sangat cocok untuk membuat onde-onde, getas, bak putri, kue bugis buram dan lain-lain. Saat diencerkan, tepung ketan lebih kental dari tepung beras. Tepung ketan ini cocok untuk penderita diabetes dan ibu hamil karena mempunyai vitamin B dan E yang tinggi.

Baca juga:  Resep Olahan Daging Kambing Spesial yang Enak dan Lezat

4. Tepung Terigu

Tepung terigu adalah tepung yang diperoleh dari biji gandum murni. Bagian gandum yang dibuang adalah bagian daging yang telah dikupas kulit dan inti gandumnya. Tepung ini memiliki tekstur yang elastis yang tinggi dan halus.

Tepung terigu masih dibagi menjadi beberapa golongan, yaitu tepung protein tinggi, tepung protein sedang, dan tepung protein rendah. Tepung berprotein tinggi biasanya digunakan sebagai adonan untuk makanan dengan tekstur tidak mudah rusak dan elastis, seperti pasta, roti, donat. mie, dan puff pastry.

Sedangkan tepung berprotein sedang biasanya digunakan untuk membuat adonan dengan tekstur lembut namun mengembang, seperti. B. Gorengan, kue tradisional dan aneka kue. Tepung protein rendah biasanya digunakan untuk membuat adonan yang renyah dan mengembang seperti gorengan, kue kering, kulit pie, dan kue kering.

5. Tepung Sagu

Tepung sagu merupakan tepung yang termasuk dalam jenis pati. Tepung ini dibuat dari bagian tengah pohon sagu atau aren. Caranya adalah dengan menelan bagian tengah pohon ini lalu tumbuk, campur dengan air, dan diamkan hingga mengendap. Endapan ini kemudian dikeringkan hingga menjadi bubuk.

Tekstur tepung sagu agak kasar dan berbutir dengan warna agak keruh. Tepung ini banyak digunakan untuk membuat pempek, bubur, kue sagu dan, kue bika ambon.

6. Tepung Beras

Tepung beras terbuat dari beras yang digiling dengan mesin penepung. Tepung beras mempunyai tekstur yang lumayan lebih halus dibandingkan tepung ketan. Biasanya tepung beras ini sering digunakan untuk membuat kue tradisional seperti kue talam, serabi, nagasari, rempeyek dan kue mangkuk. Tepung beras juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan bihun.

 

Demikian artikel yang saya jelaskan semoga bermanfaat, terimakasih.

Bagikan!