Jangan Anggap Sepele, Ini Dia Bahaya Menumpuk Sampah Plastik

Bagikan!

Plastik hampir tidak bisa lepas dari kegiatan sehari-hari masyarakat saat ini. Hampir semua aktivitas membutuhkan plastik. Tak hanya karena bahannya praktis dan mudah didapat, desainnya pun menarik perhatian. Tingginya permintaan plastik membuat jumlah sampah yang tidak bisa diurai juga meningkat.

Tahukah Anda? sebanyak 33% dari plastik yang berbentuk kantong, sedotan sekali pakai, dan botol, ternyata memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Mirisnya adalah sampah-sampah ini justru berserakan dimana-mana dan tidak diolah dengan baik.

Bisa dibayangkan betapa bahayanya sampah plastik jika dibiarkan menumpuk secara terus menerus. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Pencemaran Air Tanah

Dikarenakan sampah plastik sulit diurai, hal tersebut dapat mengakibatkan menumpuknya zat kimia yang akhirnya mencemari air tanah. Plastik baru bisa diurai setelah tertimbun selama 200 hingga 400 tahun. Jika terus dibiarkan maka dapat dipastikan tingkat kesuburan tanah menurun.

2. Polusi Udara

Pembakaran sampah plastik dapat menyebabkan polusi udara dikarenakan bahan kimia yang menyebar di atmosfer dan akhirnya mengkontaminasi lingkungan. Asap yang ditimbulkan dari sampah yang terbakar dapat mengakibatkan gangguan pernapasan.

3. Banjir

Selain itu, penumpukan sampah plastik di sungai yang mengalir jika dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan penyumbatan saluran air hingga pendangkalan sungai. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banjir.

4. Dampak Buruk Kesehatan Tubuh

Tak hanya terjadinya kerusakan lingkungan, sampah plastik juga berbahaya terhadap kesehatan tubuh. Diantaranya adalah gangguan saraf, sistem pernapasan, sistem reproduksi dan yang terburuk adalah penyakit kanker yang dipicu oleh terhirupnya zat karsinogenik oleh manusia. Selain itu, kemasan plastik yang biasa digunakan untuk membungkus makanan atau minuman panas ternyata dapat menimbulkan pembengkakan hati.

Baca juga:  Kerusakan Lingkungan Akibat Faktor Alam

Setelah Anda mengetahui bahaya dari sampah plastik, maka sudah saatnya melakukan pencegahan dari sekarang. Biasakan membawa tas belanja sendiri yang tidak terbuat dari plastik, gunakan yang berbahan kain misalnya.

Daripada dibiarkan menumpuk, Anda bisa membuat kerajinan dari limbah plastik seperti dimanfaatkan kembali untuk pot tanaman hias, dijahit menjadi tas atau dompet, hiasan dinding, dan lain-lain. Selain itu juga bisa didaur ulang menjadi bahan lainnya seperti pallet plastik. Mari mengubah kebiasaan Anda demi terciptanya lingkungan yang asri untuk anak dan cucu Anda mulai sekarang.

Kunjungi juga : Intracopallet.co.id

Bagikan!