Cara Membuat Tanaman Jeruk Cepat Berbuah

Bagikan!

Kegiatan berkebun akhir-akhir ini kembali digemari oleh orang-orang Indonesia. Efek pandemi yang panjang mengharuskan seluruh orang harus hati-hati dengan lingkungan sekitar, maka dari itu pilihan satu-satunya adalah dengan diam dirumah. Karena bosan di rumah saja banyak orang yang mencoba kegiatan yang dapat menghilangkan bosannya. Salah satunya adalah dengan cara bercocok tanam atau berkebun.

Beberapa orang akhirnya memutuskan untuk bercocok tanam dengan menanam buah. Salah satu buah yang sangat digemari adalah buah jeruk. Karena buah jeruk dapat tumbuh dengan baik walaupun ditanam pada tabulampot. Selain itu tempat jual bibit jeruk juga sudah banyak dan tersedia dimana-mana.

Sayangnya membudidayakan bibit jeruk bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika baru pertama kali mencoba kegiatan berkebun dan tidak punya pengalaman sebelumnya. Memang susah-susah gampang untuk membuat bibit jeruk yang kita tanam tumbuh subur apalagi sampai menghasilkan buah yang berlimpah. Tetapi anda tidak perlu khawatir, ada beberapa cara untuk membuat bibit jeruk yang anda tanam menghasilkan buah yang berlimpah. Beberapa cara tersebut yaitu :

Lakukan Metode Stres Air

Metode ini dilakukan dengan cara menghentikan penyiraman atau pemberian air kepada bibit. Anda dapat menghentikan penyiraman selama 3 hari sampai 1 minggu, tergantung berdasarkan jenis tabulampot dan cuaca pada saat itu. Tujuan dari penghentian penyiraman adalah agar bibit jeruk menjadi layu. Setelah daun-daun jeruk sudah mulai terlihat layu. Lakukan penyiraman sedikit saja untuk memulihkan bibit jeruk yang tadi mulai layu.

Lakukan proses ini selama 1 bulan dan pada saat berada pada musim kemarau. Tetapi jika anda ingin melakukan metode ini pada saat musim hujan. Anda dapat menutupi pot dan media tanam yang anda punya dengan menggunakan triplek ataupun seng. Setelah bakal bunga mulai bermunculan, sirami terus bibit jeruk tersebut. Lakukan hingga masa panen tiba.

Baca juga:  Mengenal Budidaya Pertanian Rumput Laut

Melakukan Pemangkasan

Saat tunas air dan pucuk tanaman muda telah tumbuh lakukanlah pemangkasan. Tujuan dari memangkas tunas air adalah agar nutrisi yang telah diserap oleh akar tidak terbagi kepada tunas yang masih muda. Sehingga nutrisi akan diantarkan langsung ke cabang – cabang utama yang nantinya akan memunculkan buah. Maka dari itu pemangkasan tunas air ini menjadi sangat penting untuk dapat merangsang pertumbuhan bunga dan menghasilkan buah yang banyak.

Pemberian Pupuk

Pemupukan yang akan kita lakukan memiliki fungsi sebagai alat untuk mempercepat pembungaan. Pemupukan dengan tujuan seperti ini dilakukan saat bibit jeruk memasuki masa dormansi atau saat bibitnya tidak memiliki tunas air dan daun-daun muda. Atau tidak juga sedang menumbuhkan. Pupuk yang diberikan merupakan pupuk booster yang memiliki kandungan P dan K yang dicampurkan dengan pupuk organic yang berupa cairan yang berasal dari fermentasi limbah ikan atau dikenal juga dengan nama pupuk POC.

Dosis yang perlu digunakan untuk memupuk bibit jeruk adalah 250 ml/5 liter air pupuk POC. Kemudian gunakan pupuk NPK booster dengan takaran 4 sendok makan / 5 liter air. Campurkan dan larutkan dengan 5 liter air kedua pupuk tersebut aduk hingga rata. Cara penggunaannya adalah dengan mengocorkan pupuk ke pangkal batang bibit jeruk. Lakukan pemupukan seperti ini setiap dua minggu sekali dengan takaran tiap 1 tanaman mendapatkan 5 liter pupuk. Setelah melewati 2 bulan biasanya bunga dari tanaman jeruk tersebut sudah muncul Bersama dengan tunas yang muda. Kemudian bunga-bunga itu akan berubah menjadi buah jeruk.

Demikian penjelasan dari kami tentang cara membuahkan bibit jeruk. Cara seperti ini dapat anda praktekkan dengan bibit jeruk yang ada di pekarangan anda.

Baca juga:  Menanam bawang merah

Sumber :

https://www.bibitbuahku.com/jual-bibit-jeruk.htm

 

Bagikan!